Menceritakan Kisah
Seorang Tokoh "mama"
kisah seorang
gadis desa yang bernama putri, ia anak keempat dari 6 saudaranya, ia mempunyai
seorang mama yang baginya adalah malaikat dalam hidupnya. Putri mempunyai sifat
yang manja, pintar, rajin dan rapi. Hingga suatu saat ia menyadari sebuah hal
tentang dunia yang dijalaninya.
Dunia yang
kejam yang penuh rintangan, banyak keburukan, banyak orang yang terkenal,
terhebat, terkaya, dan tercerdas. Tetapi, baginya itu semua tak ada artinya,
baginya hanyalah mamanya yang paling berarti didunia ini, tanpa mamanya dunia
ini terasa hampa, tak ada yang menghiasi hidupnya, tidak ada lagi tempat
bersandar baginya, bagaikan lautan tanpa airnya.
Mamanya memang
seorang tokoh yang paling penting dihidupnya, karena mamanya adalah orang yang
paling setia menemaninya, menghiburnya, menyemangatinya ketika dia jatuh dari
rintangan dunia yang kejam ini. Berusaha untuk bangkit, berusaha untuk menjadi
nomor satukarena dia yakin mamanya akan menemaninya untuk menempuh perjalanan yang
sulit itu, itulah masa kecilnya.
Masa kecil
yang bahagia yang dihiasi dengan permanainanpun berlalu dengan cepat, masa
sekolahpun sudah datang untuk menuju kesuksesan. Sekolah dasar adalah sekolah
pertamanya karena dia tidak memasuki seklah taman kanak-kanak (TK) karena
disana cukup membosankan tak ada rintangan, hanya ada nyanyi-nyanyian dan
permainan yang membuatnya bosan, karena tidak ingin sekolah TK putri berkata
kepada mamanya untuk tidak melanjutkan sekolahnya di TK itu dan putri ingin
melanjutkan sekolahnya langsung ke sekolah dasar (SD) saja, permintaannya
dikabulkan oleh mamanya yang baik hati itu.
Sekarang dia
telah duduk dikelas 1 SD. Hari pertamanya cukup menyenangkan tetapi hari demi
hari membuatnya bosan untuk belajar dan hanya bermain dan trus bermain sehingga
pada semester pertama dia mendapatkan peringkat 6, itu membuatnya kecewa dan
sedih tetapi mamanya berkata `` putri, tetaplah semangat nak, mama slalu
mendukungmu dan menunggu kesuksesanmu itu, rajin-rajinlah belajar untuk bisa
menjadi yang pertama ``
Kata itu
membuat semangat yang membara didalam hatinya, uia bertekad untuk menjadi nomor
satu, sehingga ia belajar dengan giat, rajin, tekun dan juga ia menyempatkan
bermain dengan teman-temannya untuk menghilangkan kejenuhannya. Hingga akhir
penerimaan lapor semester 2 ia berhasil mendapatkan juara 3, walaupun
mendapatkan juara 3 ia belum juga puas sehingga ia menangis kembali, mamanya
mendatanginya dan berkata `` putri, itu belum berakhir kamu masih awal yang
baik masih panjang perjalanan yang harus kamu tempuh jangan putus asa karena
kamu tidak menjadi yang pertama, rajin lagi belajar dan trus belajar serta
berusaha hasilnya serahkan kepada sang pencipta`` lalu putri berkata, ya ma
putri akan belajar lebih giat lagi dan berusaha lebih keras lagi.
Suatu ketika,
setelah putri memasuki usia yang ke 10 tahun ketika ia kelas 4 SD mamanya
dipanggil sang pencipta.

sehingga membuat luka yang dalam didalam hatinya dan
goresan yang tak terlihat didalam lubuk hatinya, ini membuatnya terpuruk dan
putus asa untuk sejenak waktu tetapi setelah mengingat apa yang telah dikatakan
mamanya kepadanya membuat ia bangkit lagi sehingga ia berusaha untuk mewujudkan
impianya, semua yang ia cita-citakan, semua yang ia inginkan, untuk
membahagiakan mamanya, untuk membuat mamanya bangga akan mempunyai anak
sepertinya, membuat mamanya kagum akan dirinya telah dicapainya satu per satu,
dari perlombaan kecil kecilan hingga perlombaan tingkat provinsi pun diraihnya
sehingga membuat orang sekitar dan gurunya kagum akan dirinya, tetapi itu semua
dilakukan untuk mamanya karena ia telah berjanji untuk menjadi yang pertama dan
menjadi yang terbaik, ia sangat senang walaupun mamanya tidak ada disisinya
tetapi ia yakin bahwa mamanya pasti slalu menemaninya walaupun ia tidak dapat melihat
mamanya, ia berkata didalam hatinya, `` ma, sekarang putri bisa membuktikan
bahwa bukti adalah yang terbaik dan bisa menjadi anak mama yang pintar, tetapi
itu semua beum berakhir, akan putrikan bahwa putri mampu menuju kesuksesan yang
hakiki setelah dewasa nanti.
i love you
ma, mama adalah malaikat putri ``